situs www.worldbestwebsites.com dan
perbandingannya dengan prinsip UID
anggota kelompok:
Rahma Sarsetyaning Utami (30108017)
Hening Sasmitha (30108302)
Nuristyo damarsasi (30108152)
Rio Giovanni Bossica (30108558)
persamaan
STAR 1 - Functionality
- Accessibility = accessibility
- Speed & Bandwidth Sensitivity = responsiveness
- HTML Quality = concistency
- Navigation & Links = control
STAR 2 - Design
- Graphic design = aesthetically pleasing
- User friendliness = familiarity
- Aesthetics & Beauty = aesthetically pleasing
- Alignment & Layout = concistency
STAR 3 - Content
- Verbal Expression = clarity
- Attention to detail = control
STAR 4 - Originally
- Creativity = aesthetically pleasing
- Technology = compatibility
STAR 5 - Professionalism & Effectiveness
- Customer Service & Client Respect = responsibility
- Focus = clarity
perbedaan
- Legality
- Integration
- Purpose
- Human Interactivity
- Information Process
- Innovation & Lateral Thinking
- Distinctiveness
- Vision
- Values
- Advanced Components
- Overall Site Effectiveness
TUGAS UID II
Posted in
Monday, October 12, 2009
nama : rahma sarsetyaning utami
nim : 30108017
PIS-0808
sample system
salon/spa
informasi salon -> online web
user definitions
DESIGN CHOICE
* Mouse, keyboard, monitor
* Menu selected
* Easy to use
nim : 30108017
PIS-0808
sample system
salon/spa
informasi salon -> online web
user definitions
- All education types
- All people with incomes above average
- Just for female
- Services
- Location
- Moderate frequency list
- Text Language
- No Training
DESIGN CHOICE
* Mouse, keyboard, monitor
* Menu selected
* Easy to use
posting tugas UID I
Posted in
Friday, September 25, 2009
Kelompok : Rahma Sarsetyaning Utami (30108017)
Hening Sasmitha (30108302)
Nuristyo Damarsasi (30108152)
Ryo Giovanni Bossica (30108558)
Nama Web: Toko Buku Online BukuKita.COM
Alamat: http://www.bukukita.com/
Kelebihan:
Kekurangan:
Saran:
Hening Sasmitha (30108302)
Nuristyo Damarsasi (30108152)
Ryo Giovanni Bossica (30108558)
Nama Web: Toko Buku Online BukuKita.COM
Alamat: http://www.bukukita.com/
Kelebihan:
- Aesthetically pleasing : keindahan letak dan estetika sehingga enak dilihat (grouping, contrast screen element, aligment, graphic)
- Clarity : maksud jelas
- Consistency : tampilan tiap halaman mirip
- Availability : Menu yang selalu bisa diakses di bagian atas tampilan website.Kecuali beberapa halaman yang hanya bisa diakses oleh user yang sudah menjadi anggota,seperti halaman transaksi
- Compatibility : perspektif sistem sama dengan perspektif user.
- Forgiveness : ada pesan peringatan yang ditampilkan ketika user melakukan kesalahan
- Obviousness : website memberikan cukup informasi kepada user sehingga user tidak penasaran.
- Operability : sistem bisa dioperasikan oleh semua user kecuali beberapa halaman yang hanya diperuntukkan kepada user yang sudah menjadi anggota
- Recovery : jika user melakukan kesalahan, sistem akan mereset sendiri
- Responsiveness : permintaan user direspon secara cepat
- Safety : adanya pesan peringatan yang ditampilkan ketika user melakukan kesalahan
- Perceptibility : persepsi sistem tidak berbeda dengan persepsi user
- Predictability : website mudah dipelajari dan mudah digunakan
Kekurangan:
- configurability : user tidak bisa mengatur sistem (personalization)
- accessbility : ada beberapa halaman yang tidak bisa dibuka jika user belum menjadi anggota
- Flexibility
- Efficiency : kategori buku harus dilihat dari ata sampai ke bawah untuk mencari kategori buku yang kita inginkan
- Simplicity
- Transparency
Saran:
- tampilan disesuaikan dengan kebutuhan user sehingga bisa dimodifikaasi sesuai keinginan user (personalization)
sekilas tentang managemen perjalanan
Posted in
Persiapan Untuk merencanakan suatu Perjalanan ke alam bebas Harus ada persiapan dan penyusunan secara matang. ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4W & 1 H, yang kepanjangannya adalah :
* Where
* Who
* Why
* When
* How.
Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut:
1. Where (Dimana)
untuk melakukan suatu Kegiatan alam kita harus mengetahui dimana yang akan kita digunakan, Contoh: Gunung Gede-Pangrango.
2. Who (Siapa)
apakah anda akan melakukan Kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok. Contoh: Satu Kelompok ( 25 Personil) Terdiri dari 20 Orang anggota Penuh (panitia) dan 5 Orang anggota muda (peserta)
3. Why (Mengapa)
ini adalah pertanyaan yang cukup panjang jawabannya dan bisa bermacam-macam Contoh : Untuk melakukan DIKSAR, dll
4. When (Kapan)
waktu pelaksanaan Kegiatan tersebut, berapa lama?. Contoh: 23 Februari 2001 sampai dengan 25 Februari 2001
Dari pertanyaan-pertanyaan 4 W, maka didapat suatu gambaran sebagai berikut: pada tanggal 23-25 Februari 2001 akan diadakan DIKSAR ,yang akan dilaksanakan oleh 20 panitia dan diikuti 5 orang peserta yang inggin dilantik menjadi anggota penuh. Tempat yang digunakan untuk DIKSAR tsb yaitu Gunung Gede-Pangrango. Untuk How/Bagaimana merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :
• Bagaimana kondisi Tempat
• Bagaimana cuaca disana
• Bagaimana perizinannya
• Bagaimana mendapatkan air
• Bagaimana pengaturan tugas panitia
• Bagaimana Acara DIKSAR berlangsung
• Bagaimana materi yang disampaikan
• dan masih banyak Bagaimana ? (silahkan anda dapat mengembangkannya lagi).
Dari Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun Rencana Kegiatan yang didalamnya mencakup rincian :
1. Pemilihan medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp panitia, pembagian waktu dan sebagainya.
2. Pengurusan perizinan
3. Pembagian tugas panitia
4. Persiapan kebutuhan acara
5. kebutuhan peralatan dan perlengkapan
6. dan lain sebagainya.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point-point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut.
* Where
* Who
* Why
* When
* How.
Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut:
1. Where (Dimana)
untuk melakukan suatu Kegiatan alam kita harus mengetahui dimana yang akan kita digunakan, Contoh: Gunung Gede-Pangrango.
2. Who (Siapa)
apakah anda akan melakukan Kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok. Contoh: Satu Kelompok ( 25 Personil) Terdiri dari 20 Orang anggota Penuh (panitia) dan 5 Orang anggota muda (peserta)
3. Why (Mengapa)
ini adalah pertanyaan yang cukup panjang jawabannya dan bisa bermacam-macam Contoh : Untuk melakukan DIKSAR, dll
4. When (Kapan)
waktu pelaksanaan Kegiatan tersebut, berapa lama?. Contoh: 23 Februari 2001 sampai dengan 25 Februari 2001
Dari pertanyaan-pertanyaan 4 W, maka didapat suatu gambaran sebagai berikut: pada tanggal 23-25 Februari 2001 akan diadakan DIKSAR ,yang akan dilaksanakan oleh 20 panitia dan diikuti 5 orang peserta yang inggin dilantik menjadi anggota penuh. Tempat yang digunakan untuk DIKSAR tsb yaitu Gunung Gede-Pangrango. Untuk How/Bagaimana merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :
• Bagaimana kondisi Tempat
• Bagaimana cuaca disana
• Bagaimana perizinannya
• Bagaimana mendapatkan air
• Bagaimana pengaturan tugas panitia
• Bagaimana Acara DIKSAR berlangsung
• Bagaimana materi yang disampaikan
• dan masih banyak Bagaimana ? (silahkan anda dapat mengembangkannya lagi).
Dari Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun Rencana Kegiatan yang didalamnya mencakup rincian :
1. Pemilihan medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp panitia, pembagian waktu dan sebagainya.
2. Pengurusan perizinan
3. Pembagian tugas panitia
4. Persiapan kebutuhan acara
5. kebutuhan peralatan dan perlengkapan
6. dan lain sebagainya.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point-point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut.
all about packing
Posted in
Membawa seringan mungkin semua perlengkapan akan memudahkan langkah kita dan tidak terlalu membebani tubuh ketika melakukan kegiatan mendaki gunung. Dalam kegiatan mendaki gunung ada 2 istilah yang sering di sebut yaitu, Light backpacking dan Ultralight backpacking.
Hal penting ketika mengepak barang adalah menjaga agar semua barang bawaan tetap kering. Perlu diingat bahwa kantong air atau tempat minum tidak dapat menjamin air tidak tumpah membasahi barang yang kita bawa. Dibawah ini kita akan mengetahui berbagai tips mengepak barang bawaan.
Light Backpacking
Kita dapat menentukan berat dari barang yang akan kita bawa. berikut beberapa tips melakukannya
Di dalam hutan atau di gunung dimana tidak tersedia toko atau penjaja makanan, adalah penting untuk kita membawa apa yang kita butuhkan di dalam ransel. Tantangannya adalah memilih dan meletakan semua barang bawaan dalam kemasan dan biasanya ini menyita waktu yang panjang. Bagaimana agar kita dapat melakukannya dengan baik ? berikut tips yang dapat kita gunakan :
* Bawalah barang yang benar-benar anda butuhkan. Kesampingkan semua yang tidak terlalu perlu dibawa walaupun ada hasrat untuk membawanya, misalnya kursi berkemah, buku dsb. Jika perlu sekali usahakan yang tidak terlalu berat. Pertimbangkan untuk tidak membawa PDA atau Laptop jika anda memang tidak terlalu memerlukannya.
* Sesuaikan peralatan dengan fungsi kegiatan yang akan dilakukan. Misalnya Ponco yang dapat digunakan untuk menahan hujan juga dapat digunakan sebagai tenda darutrat.
* Usahakan membeli peralatan yang ringan, dimulai dengan memilih sleeping bag, tenda dan ransel yang akan digunakan. Perhatikan berat dari barang-barang dan perlengkapan yang akan kita miliki. Memang kenyataannya harga peralatan tersebut akan lebih mahal namun pada akhirnya benar-benar membantu anda dalam meringankan bawaan.
* Tempatkan pada bagian bawah di dalam ransel, sleeping bag dan pakaian salin serta jangan lupa untuk mengisolasinya (menempatkan dalam kantong yang kedap air)
* Bagi rata semua beban bawaan untuk tim ke masing-masing orang sesuai dengan kekuatan dan postur tubuhnya. Tenda, peralatan memasak, peta, kamera dan lain sebagainya dapat di bagi kebeberapa orang untuk dibawa.
* Terakhir, Belajar dari pengalaman sebelumnya. Evaluasi semua hal setelah anda melakukan perjalanan dan perbaiki semua kekurangan di perjalanan berikutnya.
Ultralight Backpacking
Disini kita akan lebih menfokuskan barang bawaan seringan dan seefektif mungkin sehingga akan menyenangkan perjalanan. Tidak peduli berapa lama waktu kita bepergian.
Cara mengepak barang
Menggunakan ransel yang tidak tembus air tidak menjamin semua barang bawaan anda tetap kering. Dalam bagian ini kita akan dipandu secara sederhana bagaimana memposisikan bawaan dalam ransel.
Mendaki gunung akan terasa lebih menyenangkan ketika berat beban yang dibawa tidak terlalu berlebihan pada bahu. Dengan mengikuti beberapa petunjuk sederhana, kita dapat melakukan efisiensi bawaan tanpa mengurangi kwalitas barang bawaan
Hal penting ketika mengepak barang adalah menjaga agar semua barang bawaan tetap kering. Perlu diingat bahwa kantong air atau tempat minum tidak dapat menjamin air tidak tumpah membasahi barang yang kita bawa. Dibawah ini kita akan mengetahui berbagai tips mengepak barang bawaan.
Light Backpacking
Kita dapat menentukan berat dari barang yang akan kita bawa. berikut beberapa tips melakukannya
Di dalam hutan atau di gunung dimana tidak tersedia toko atau penjaja makanan, adalah penting untuk kita membawa apa yang kita butuhkan di dalam ransel. Tantangannya adalah memilih dan meletakan semua barang bawaan dalam kemasan dan biasanya ini menyita waktu yang panjang. Bagaimana agar kita dapat melakukannya dengan baik ? berikut tips yang dapat kita gunakan :
* Bawalah barang yang benar-benar anda butuhkan. Kesampingkan semua yang tidak terlalu perlu dibawa walaupun ada hasrat untuk membawanya, misalnya kursi berkemah, buku dsb. Jika perlu sekali usahakan yang tidak terlalu berat. Pertimbangkan untuk tidak membawa PDA atau Laptop jika anda memang tidak terlalu memerlukannya.
* Sesuaikan peralatan dengan fungsi kegiatan yang akan dilakukan. Misalnya Ponco yang dapat digunakan untuk menahan hujan juga dapat digunakan sebagai tenda darutrat.
* Usahakan membeli peralatan yang ringan, dimulai dengan memilih sleeping bag, tenda dan ransel yang akan digunakan. Perhatikan berat dari barang-barang dan perlengkapan yang akan kita miliki. Memang kenyataannya harga peralatan tersebut akan lebih mahal namun pada akhirnya benar-benar membantu anda dalam meringankan bawaan.
* Tempatkan pada bagian bawah di dalam ransel, sleeping bag dan pakaian salin serta jangan lupa untuk mengisolasinya (menempatkan dalam kantong yang kedap air)
* Bagi rata semua beban bawaan untuk tim ke masing-masing orang sesuai dengan kekuatan dan postur tubuhnya. Tenda, peralatan memasak, peta, kamera dan lain sebagainya dapat di bagi kebeberapa orang untuk dibawa.
* Terakhir, Belajar dari pengalaman sebelumnya. Evaluasi semua hal setelah anda melakukan perjalanan dan perbaiki semua kekurangan di perjalanan berikutnya.
Ultralight Backpacking
Disini kita akan lebih menfokuskan barang bawaan seringan dan seefektif mungkin sehingga akan menyenangkan perjalanan. Tidak peduli berapa lama waktu kita bepergian.
Cara mengepak barang
Menggunakan ransel yang tidak tembus air tidak menjamin semua barang bawaan anda tetap kering. Dalam bagian ini kita akan dipandu secara sederhana bagaimana memposisikan bawaan dalam ransel.
Mendaki gunung akan terasa lebih menyenangkan ketika berat beban yang dibawa tidak terlalu berlebihan pada bahu. Dengan mengikuti beberapa petunjuk sederhana, kita dapat melakukan efisiensi bawaan tanpa mengurangi kwalitas barang bawaan
11 Gunung yg Paling Banyak Menewaskan Pendaki
Posted in
1. Annapurna
Gunung Annapurna terletak di Nepal, memiliki tinggia 8000 meter. Termasuk dalam daftar 10 besar gunung tertinggi di dunia, serta termasuk salah satu paling berbahaya karena banyaknya pendaki yang tewas saat berusaha menaklukkan medan Annapurna. Berdasarkan catatan, sejak pertama kali di buka untuk pendakian umum tahun 1950, gunung ini telah menelan korban tewas 53 pendaki. Jika ingin mencoba mendaki Annapura, disarankan carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang medan gunung tersebut. Yang terbaik adalah menyusuri Annapurna Sanctuary di Nepal.
2. K2
Gunung yang terletak di atas Athabasca River Valley of Jasper National Park, 1½ km east of Mount Kitchener, Kanada, ini, merupakan gunung tertinggi kedua di dunia dan dikenal dengan medan tersulit di dunia, sehingga hanya pendaki yang berpengalaman saja agaknya yang bisa mendaki gunung ini. Bahkan rute yang dianggap paling mudahpun, memerlukan kerja keras dan tergolong rumit. Batu-batu yang curam, serta harus melintasi tiang-tiang es yang tipis yang bisa roboh sewaktu-waktu tanpa peringatan. Kesukaran medan ini membuat gunung ini menjadi salah satu paling berbahaya di dunia. Agustus tahun lalu menjadi bulan paling kelam, 11 pendaki tewas mengenaskan. Ini kecelakaan tertinggi sejak 1986 di mana 13 pendaki tewas hanya dalam tempo dua pekan.
3. Nanga Parbat
Nanga Parbat berada di urutan kesembilan gunung tertinggi di dunia terletak di Pakistan. Dalam tingkat kesulitan, medan gunung Nanga Parbat disebut sama beratnya dengan K2. Sulitnya medan pada gunung ini membuat ia mendapat julukan "The Man Eater" . Bisa jadi ini karena banyaknya pendaki yang tewas di sini.
4. Kangchenjunga
Kangchenjunga, adalah gunung tertinggi ke-3 di dunia setelah Gunung Everest dan Chogori) dengan ketinggian 8.586 meter (28.169 kaki). Gunung ini juga adalah gunung tertinggi ke-2 di Nepal. Kangchenjunga berarti "Lima Harta Karun Salju, karena ia terdiri dari 5 puncak, empat diantaranya mencapai lebih dari 8.450 meter. Harta karun itu melambangkan 5 benda milik dewa yaitu emas, perak, permata, biji-bijian dan kitab suci.
Tingkat kematian di gunung ini termasuk paling tinggi dibanding yang lain, yakni mencapai 22 persen setiap tahunnya. Meski begitu tetap banyak pendaki yang berminat mencoba.
5. The Eiger
Disebut juga Nordwand, atau wajah utara berada di puncak pegunungan Swis, merupakan tujuan legendaries bagi para pendaki yang gemar bertualang di gunung-gunung berbahaya. Tercatat mulai didaki tahun 1938. Medan berbahaya mengharuskan pendaki memiliki skill tertentu dan harus mengerahkan segala kemampuannya. Beratnya medan membuat gunung itu mendapat julukan Mordwand atau Murder Wall.
6. The Matterhorn
Gunung ini berbentuk unik, menyerupai terompet yang naik dari lembah sekitarnya. Gunung ini terkenal sebagai salah satu yang memiliki tingkat kematian tinggi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan, medan yang berat, termasuk longsoran salju atau bebatuan yang bisa datang tiba-tiba.
7. Mt. Vinson
Mt Vinson, gunung yang paling tinggi di Antartika. Tapi bukan soal tingginya yang penting, namun tingkat kesukaran dan tingginya kematian di sini, membuatnya masuk dalam daftar gunung gunung paling berbahaya di dunia. Satu hal lagi yang mungkin harus menjadi pertimbangan para pendaki, adalah cuaca dingin yang bisa mencapai sangat ekstrem dan sulit ditebak, membuat orang harus berpikir ulang bila ingin mencoba mendaki. Waspadalah, sebab kecelakaan kecil saja pun bisa berakibat fatal.
8. Baitha Brakk
Populer dengan sebutan raksasa, Baintha Brakk merupakan salah satu gunung paling sulit di daki di dunia. Mulai didaki pertama kali tahun 1971. Salah satu pendaki yang pernah merasakan kekejaman Baintha Brakk adalah Doug Scott, yang sempat patah kedua kakinya, dan terpaksa turun merangkak melawan angin topan menuju base camp. Ini sungguh luar biasa, namun tak menyurutkan para petualang berbahaya untuk mencoba dan mencoba lagi. Kematian bukan hal yang menakutkan bagi para pendaki ini. Kisah-kisah kegagalan membuat gunung ini sangat terkenal di dunia dan memiliki reputasi paling berbahaya tiada tara.
9. Mt. Everest
Tercatat 1.500 orang lebih telah mencoba mendaki gunung yang paling tinggi di dunia ini. Dari jumlah ini hanya 50 orang lebih yang berhasil sampai di puncaknya. Kalau dilihat dari ketinggian gunung ini, maka tak dapat disangkal lagi kalau gunung ini paling berbahaya di dunia. Jika anda berniat ke sana, anda akan menemui perkemahan Everest di bawah, di sanalah para pendaki Everest berkumpul.
10. Denali
Mt McKinley, juga dikenal sebagai Denali, adalah gunung yang paling tinggi di Amerika Utara. Meskipun ketinggiannya adalah hanya 20.320 kaki, namun kesulitan medannya tidak kalah dari gunung gunung tinggi lainnya. Cuaca dan suhu merupakan hal paling serius dalam mendaki gunung ini. Karenanya tingkat keberhasilan mendaki gunung ini hanya 50 persen, sebagian menyerah sebelum mencapai puncak.
11. Fitz Roy
Cerro Chalten, atau Mount Fitz Roy, adalah gunung yang paling tinggi di Patagonia's Los Glaciares National Park. Fitz Roy dikeliling batu curam yang menyulitkan pendaki untuk mencapai puncak. Cuaca yang sulit ditebak juga membuat gunung ini menjadi teramat berbahaya. Itu sebabnya, jarang ada pendaki yang mau mencoba mendaki Mount Fitz Roy. Dalam setahun hanya satu pendaki nekad yang menjajal kesulitan gunung ini.
Gunung Annapurna terletak di Nepal, memiliki tinggia 8000 meter. Termasuk dalam daftar 10 besar gunung tertinggi di dunia, serta termasuk salah satu paling berbahaya karena banyaknya pendaki yang tewas saat berusaha menaklukkan medan Annapurna. Berdasarkan catatan, sejak pertama kali di buka untuk pendakian umum tahun 1950, gunung ini telah menelan korban tewas 53 pendaki. Jika ingin mencoba mendaki Annapura, disarankan carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang medan gunung tersebut. Yang terbaik adalah menyusuri Annapurna Sanctuary di Nepal.
2. K2
Gunung yang terletak di atas Athabasca River Valley of Jasper National Park, 1½ km east of Mount Kitchener, Kanada, ini, merupakan gunung tertinggi kedua di dunia dan dikenal dengan medan tersulit di dunia, sehingga hanya pendaki yang berpengalaman saja agaknya yang bisa mendaki gunung ini. Bahkan rute yang dianggap paling mudahpun, memerlukan kerja keras dan tergolong rumit. Batu-batu yang curam, serta harus melintasi tiang-tiang es yang tipis yang bisa roboh sewaktu-waktu tanpa peringatan. Kesukaran medan ini membuat gunung ini menjadi salah satu paling berbahaya di dunia. Agustus tahun lalu menjadi bulan paling kelam, 11 pendaki tewas mengenaskan. Ini kecelakaan tertinggi sejak 1986 di mana 13 pendaki tewas hanya dalam tempo dua pekan.
3. Nanga Parbat
Nanga Parbat berada di urutan kesembilan gunung tertinggi di dunia terletak di Pakistan. Dalam tingkat kesulitan, medan gunung Nanga Parbat disebut sama beratnya dengan K2. Sulitnya medan pada gunung ini membuat ia mendapat julukan "The Man Eater" . Bisa jadi ini karena banyaknya pendaki yang tewas di sini.
4. Kangchenjunga
Kangchenjunga, adalah gunung tertinggi ke-3 di dunia setelah Gunung Everest dan Chogori) dengan ketinggian 8.586 meter (28.169 kaki). Gunung ini juga adalah gunung tertinggi ke-2 di Nepal. Kangchenjunga berarti "Lima Harta Karun Salju, karena ia terdiri dari 5 puncak, empat diantaranya mencapai lebih dari 8.450 meter. Harta karun itu melambangkan 5 benda milik dewa yaitu emas, perak, permata, biji-bijian dan kitab suci.
Tingkat kematian di gunung ini termasuk paling tinggi dibanding yang lain, yakni mencapai 22 persen setiap tahunnya. Meski begitu tetap banyak pendaki yang berminat mencoba.
5. The Eiger
Disebut juga Nordwand, atau wajah utara berada di puncak pegunungan Swis, merupakan tujuan legendaries bagi para pendaki yang gemar bertualang di gunung-gunung berbahaya. Tercatat mulai didaki tahun 1938. Medan berbahaya mengharuskan pendaki memiliki skill tertentu dan harus mengerahkan segala kemampuannya. Beratnya medan membuat gunung itu mendapat julukan Mordwand atau Murder Wall.
6. The Matterhorn
Gunung ini berbentuk unik, menyerupai terompet yang naik dari lembah sekitarnya. Gunung ini terkenal sebagai salah satu yang memiliki tingkat kematian tinggi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan, medan yang berat, termasuk longsoran salju atau bebatuan yang bisa datang tiba-tiba.
7. Mt. Vinson
Mt Vinson, gunung yang paling tinggi di Antartika. Tapi bukan soal tingginya yang penting, namun tingkat kesukaran dan tingginya kematian di sini, membuatnya masuk dalam daftar gunung gunung paling berbahaya di dunia. Satu hal lagi yang mungkin harus menjadi pertimbangan para pendaki, adalah cuaca dingin yang bisa mencapai sangat ekstrem dan sulit ditebak, membuat orang harus berpikir ulang bila ingin mencoba mendaki. Waspadalah, sebab kecelakaan kecil saja pun bisa berakibat fatal.
8. Baitha Brakk
Populer dengan sebutan raksasa, Baintha Brakk merupakan salah satu gunung paling sulit di daki di dunia. Mulai didaki pertama kali tahun 1971. Salah satu pendaki yang pernah merasakan kekejaman Baintha Brakk adalah Doug Scott, yang sempat patah kedua kakinya, dan terpaksa turun merangkak melawan angin topan menuju base camp. Ini sungguh luar biasa, namun tak menyurutkan para petualang berbahaya untuk mencoba dan mencoba lagi. Kematian bukan hal yang menakutkan bagi para pendaki ini. Kisah-kisah kegagalan membuat gunung ini sangat terkenal di dunia dan memiliki reputasi paling berbahaya tiada tara.
9. Mt. Everest
Tercatat 1.500 orang lebih telah mencoba mendaki gunung yang paling tinggi di dunia ini. Dari jumlah ini hanya 50 orang lebih yang berhasil sampai di puncaknya. Kalau dilihat dari ketinggian gunung ini, maka tak dapat disangkal lagi kalau gunung ini paling berbahaya di dunia. Jika anda berniat ke sana, anda akan menemui perkemahan Everest di bawah, di sanalah para pendaki Everest berkumpul.
10. Denali
Mt McKinley, juga dikenal sebagai Denali, adalah gunung yang paling tinggi di Amerika Utara. Meskipun ketinggiannya adalah hanya 20.320 kaki, namun kesulitan medannya tidak kalah dari gunung gunung tinggi lainnya. Cuaca dan suhu merupakan hal paling serius dalam mendaki gunung ini. Karenanya tingkat keberhasilan mendaki gunung ini hanya 50 persen, sebagian menyerah sebelum mencapai puncak.
11. Fitz Roy
Cerro Chalten, atau Mount Fitz Roy, adalah gunung yang paling tinggi di Patagonia's Los Glaciares National Park. Fitz Roy dikeliling batu curam yang menyulitkan pendaki untuk mencapai puncak. Cuaca yang sulit ditebak juga membuat gunung ini menjadi teramat berbahaya. Itu sebabnya, jarang ada pendaki yang mau mencoba mendaki Mount Fitz Roy. Dalam setahun hanya satu pendaki nekad yang menjajal kesulitan gunung ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)






